SELAMAT DATANG |
ANALISA PERBANDINGAN, FITUR BARU UNTUK ATUR STRATEGI OPTIMALISASI PENDAPATAN DAN EFISIENSI BIAYA

PDAM sebagai sebuah perusahaan tentunya harus menghasilkan keuntungan untuk menjamin keberlanjutan operasional perusahaan. Namun kenyataannya masih banyak PDAM masihmenderita kerugian dalam laporan laba/ruginya karena tarifnya belum FCR (Full Cost Recovery).

Begitu banyak upaya yang dapat dilakukan PDAM untuk mencapai tarif FCR, tidak hanya dengan menaikkan tarif air minum saja , tetapi tariff FCR juga dapat dicapai melalui optimalisasi pendapatan dan efisiensi biaya. 

Info Air Minum menyediakan fitur baru yang memudahkan manajemen PDAM dalam melakukan upaya optimalisasi pendapatan dan efisiensi biaya, yaitu menu Analisa Perbandingan. Fitur analisa perbandingan ini menampilkan perbandingan indikator-indikator yang dapat digunakan untuk melakukan analisa dalam rangka optimalisasi pendapatan dan efisiensi biaya. Data ditampilkan dalam bentuk grafik tren pendapatan dan biaya yang memudahkan pengguna Info Air Minum untuk melakukan analisa.

Perbandingan indikator yang dapat dimanfaatkan PDAM adalah sebagai berikut:

  1. Perbandingan Umum (Perbandingan Tarif Rata-Rata dan Harga Pokok Penjualan)
    Menu ini menampilkan grafik tren Tarif Rata-rata dengan Harga Pokok Penjualan (dengan NRW Riil) dan dengan Harga Pokok Penjualan (dengan NRW Standar), yang memungkinkan PDAM menganalisa apakah tarif PDAM telah mencapai FCR dengan angka NRW saat ini, atau apakah FCR dapat dicapai dengan angka NRW Standar.
  2. Perbandingan Pendapatan (Perbandingan Pendapatan dan Volume Air Terjual)
    Menu ini mengindikasikan pola pemakaian air pelanggan dengan tarif tinggi (mensubsidi) dan pemakaian air pelanggan dengan tarif rendah (disubsidi).
  3. Perbandingan Biaya
    Menu ini memungkinkan PDAM mengidentifikasi unit-unit SPAM yang perlu upaya efisiensi. Perbandingan biaya terdiri dari:
  1. Perbandingan Biaya Sumber dan Volume Produksi Air;
  2. Perbandingan Biaya Pengolahan dengan Volume air terproduksi;
  3. Perbandingan Biaya Distribusi dengan Volume Air Terdistribusi;

Analisa tersebut sangat diperlukan untuk mengetahui adanya beban biaya yang in efesien, yang perlu diputus untuk memperketat pengendalian atas biaya tersebut.