SELAMAT DATANG |
  • Wed, October 17, 2018
Mengenal Aspek Operasional - Efisiensi Produksi
  • Thu 23 August 2018
  • Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minu
  • 22
  • Artikel

Aspek Operasional

Penilaian kinerja aspek operasional bertujuan untuk mengukur tingkat perspektif operasional

seperti: efektifitas produksi dan distribusi, besarnya kehilangan air, kontinuitas pelayanan air kepada pelanggan, apresiasi terhadap alat ukur transaksi jual beli, produk yang dijual kepada pelanggan serta tekanan air rata-rata kepada pelanggan. Perspektif operasional tersebut diwakili oleh indikator-indikator aspek operasional seperti berikut:

a. Efisiensi Produksi (Faktor Pemanfaatan Produksi)

b. Air Tak Berekening-ATR (NRW)

c. Jam Operasi Layanan

d. Tekanan Air Pada Sambungan Pelanggan

e. Penggantian Meter Air Pelanggan

 

Untuk yang pertama akan dibahas adalah indikator Efisiensi Produksi (Faktor Pemanfaatan Produksi)

Efisiensi produksi (faktor  pemanfaatan  produksi) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur efisiensi sistem produksi.

Formulasi indikator efisiensi produksi (faktor pemanfaatan produksi) adalah:

 

2.4.1

Rumus Efisiensi Produksi

 

Realisasi produksi adalah volume air yang diproduksi secara riil oleh PDAM (volume produksi riil).

 

Kapasitas terpasang adalah kapasitas unit produksi PDAM yang terpasang sesuai dengan rencana (L/det).

 

Sumber : Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja PDAM BPPSPAM Kementerian PUPR

KEGIATAN
Statistik Pengunjung
  • Statistik Hari Ini
  • Statistik Bulan Ini
  • Statistik Tahun Ini
  • : 61
  • : 1309
  • : 13036
Link Terkait